Sekedartips.com – Kalimantan Barat memiliki banyak keindahan alam yang menakjubkan, salah satunya adalah Danau Sentarum. Danau Sentarum kalimantan barat adalah danau musiman yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu, sekitar 700 kilometer timur laut Kota Pontianak. Danau ini terisi air selama 10 bulan setiap tahunnya, sisanya dialirkan membentuk kolam-kolam kecil berisi ikan-ikan kecil. Pada musim kemarau, air Danau Sentarum menyediaka separuh aliran Sungai Kapuas.
Danau Sentarum kalimantan barat ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1999, sebelumnya berstatus cagar alam dan suaka margasatwa. Taman nasional ini memiliki keanekaragaman hayati yang sangat beragam, baik flora maupun fauna.
Danau Sentarum, Syurga Flora dan Fauna di Kalimantan Barat

Di sisi lain, fauna yang hidup di Danau Sentarum juga sangat beraneka ragam. Beberapa hewan langka dan terancam punah dapat di temui di sini, seperti buaya sinyulong, buaya muara, buaya siam, orang utan, bekantan, burung ruwai, dan karau paruh merah. Salah satu hewan yang menjadi ikon dari Danau Sentarum adalah ikan arwana merah, yang merupakan ikan hias yang sangat mahal dan di minati oleh banyak orang.
Cara Menuju ke Danau Sentarum
Untuk mencapai Danau Sentarum, ada beberapa pilihan transportasi yang dapat di gunakan. Salah satunya adalah dengan menggunakan jalur udara dari Pontianak ke Putussibau, yang memakan waktu sekitar dua jam.
Dari Putussibau, perjalanan di lanjutkan dengan menggunakan perahu motor atau longboat menuju Nanga Suhaid atau Lanjak, yang memakan waktu sekitar tujuh jam. Alternatif lain adalah dengan menggunakan jalur darat dan air dari Pontianak ke Sintang, kemudian dari Sintang ke Semitau. Dari Semitau, perjalanan di lanjutkan dengan perahu motor menuju Lanjak.
Harga Tiket Masuk
Harga tiket masuk ke Danau Sentarum kalimantan barat bervariasi tergantung pada jenis kunjungan yang di lakukan. Untuk wisatawan domestik, harga tiket masuk adalah Rp 10.000 per orang per hari untuk kunjungan wisata atau Rp 20.000 per orang per hari untuk kunjungan penelitian. Untuk wisatawan asing, harga tiket masuk adalah Rp 150.000 per orang per hari untuk kunjungan wisata atau Rp 225.000 per orang per hari untuk kunjungan penelitian.
Selain itu, ada juga biaya tambahan untuk penggunaan fasilitas seperti parkir kendaraan bermotor (Rp 2.000), parkir kendaraan tidak bermotor (Rp 1.000), sewa tenda (Rp 10.000), sewa perahu (Rp 50.000-Rp 100.000), sewa guide (Rp 100.000-Rp 150.000), dan lain-lain.
Jam operasional

Jam operasional untuk mengunjungi Danau Sentarum adalah setiap hari mulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB. Namun, jika ingin menginap di dalam kawasan taman nasional, maka harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari pihak pengelola.
Selain itu, ada juga beberapa aturan yang harus di patuhi oleh pengunjung, seperti tidak merusak tumbuhan dan hewan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak membawa senjata api atau bahan peledak, tidak membawa hewan peliharaan, tidak membuat kebisingan, dan tidak melakukan aktivitas yang mengganggu keseimbangan ekosistem.
Daya Tarik di Danau Sentarum
Pemandangan alam yang indah
Danau Sentarum menawarkan pemandangan alam yang indah dan menyejukkan mata. Pengunjung dapat melihat danau-danau yang berwarna biru dengan latar belakang hutan hijau. Saat air surut, pengunjung dapat melihat kolam-kolam kecil yang berisi ikan-ikan kecil.
Keanekaragaman hayati yang luar biasa
Danau Sentarum merupakan salah satu kawasan konservasi yang memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa. Salah satu aktivitas yang populer adalah mengamati burung-burung yang bermigrasi dari pantai ke Danau Sentarum untuk bertelur. Pengunjung juga dapat mencoba memancing ikan arwana merah atau ikan lainnya di danau.
Budaya masyarakat lokal
Danau Sentarum juga menjadi tempat tinggal bagi masyarakat lokal yang telah beradaptasi dengan naik turun air danau. Masyarakat lokal tersebut berasal dari berbagai suku Dayak, seperti Iban, Sebaruk, Sontas, Kenyah, dan Punan.
Fasilitas yang Tersedia di Danau Sentarum

Pos pengunjung
Pos pengunjung adalah tempat dimana pengunjung dapat membeli tiket masuk, mendapatkan informasi tentang taman nasional, serta mendapatkan pelayanan lainnya seperti sewa perahu atau guide.
Pondok wisata
Pondok wisata adalah tempat dimana pengunjung dapat menginap di dalam kawasan taman nasional dengan menyewa pondok wisata dengan harga yang bervariasi tergantung pada fasilitas dan lokasinya.
Jembatan gantung
Ada juga Jembatan gantung adalah fasilitas yang dapat di gunakan oleh pengunjung untuk menyeberangi danau atau sungai di dalam kawasan taman nasional. Jembatan gantung terbuat dari tali dan kayu, dan memiliki panjang sekitar 10-20 meter.
Menara pandang
Favorit saya di Danau Sentarum kalimantan barat adalah Menara pandang. Ini merupakan fasilitas yang dapat di gunakan oleh pengunjung untuk melihat pemandangan alam dari atas. Menara pandang terbuat dari kayu dan besi, dan memiliki tinggi sekitar 10-15 meter.
Museum
Museum adalah fasilitas yang dapat di gunakan oleh pengunjung untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah, budaya, dan keanekaragaman hayati Danau Sentarum.
Warung makan
Warung makan adalah fasilitas yang dapat di gunakan oleh pengunjung untuk menyantap makanan dan minuman yang di sediakan oleh masyarakat lokal.
Demikian artikel yang saya buat tentang Danau Sentarum Kalimantan Barat. Semoga bermanfaat bagi Kamu yang ingin mengunjungi tempat wisata yang menakjubkan ini. Selamat berwisata!





